Buffer
Indonesia Hijau

PETUNJUK TEKNIS PENANAMAN KARET

CV. AGROFORESTRY INDONESIA
PENGADA DAN PENGEDAR BIBIT TERDAFTAR : TANAMAN PERKEBUNAN,
TANAMAN KEHUTANAN, PERTANIAN, PUPUK DAN OBAT PERTANIAN,
KONTRAKTOR NURSERY DAN PENANAMAN
Kantor Pusat : Jl. Seth Adji Ujung No. 149 Palangka Raya Telp/Fax (0536) 3221758

Pembibitan : Jl. Tjilik Riwut KM. 28, Samping lap Pramuka Nyaru Menteng, Palangka Raya

PETUNJUK TEKNIS PENANAMAN KARET UNGGUL

I. URUTAN PEKERJAAN PENANAMAN

A. Pembersihan Lahan

  • -  Lahan dibersihkan dari segala jenis tanaman pengganggu ( rumput, semak, belukar, kayu – kayu/ pohon – pohon) karena karet tidak bisa hidup ternaungi.
  • -  Untuk jenis ilalang/teki disemprot dengan roundup.

B. Pasang Ajir Sebagai Jarak Tanam

  • -   Sebagai tanda tanaman
  • -   Bahan dari kayu diameter 2 cm, Panjang 1,5 m, kuat dan tahan sampai 1 tahun
  • -   Jarak tanaman 4 x 5 m

C. Gali lubang tanam

  • -  Lubang tanam digali dibawah ajir
  • -  Ukuran lubang tanam 40cm x 40cm x 40cm
  • -  Tanah atas dan bawah dipisahkan
  • -  Biarkan lubang tanam terkena sinar matahari minimal 1 minggu

D. Pemberian Pupuk Kandang + TSP (Sapi, Kerbau, Kambing), Tidak Boleh Pakai Kotoran Ayam.

  • -   Setelah lubang tanam terkena sinar matahari ± 1 – 2 minggu segera siapkan pupuk kandang
  • -   Keperluan per lubang ± 2 kg
  • -   Pupuk TSP : 1 sendok makan
  • -          Campurkan pupuk kandang dengan tanah galian atas, diaduk – aduk merata, lalu masukan kedalam lubang tanam, jangan langsung ditanami biarkan sampai 3 – 7 hari

E. Penanaman Bibit

  • -  Sebaiknya dilakukan Awal Musim Hujan (November – Desember)
  • -  Tanam bibit karet, dengan kedalaman sedalam polybag atau mata tempel okulasi diatas permukaan tanah
  • -  Mata Tempel Okulasi diatur menghadap ke timur
  • -  Timbun tanah kembali hingga berbentuk cembung, hindari genangan air
  • -  Tekan timbunan tanah dengan tanah, “ Jangan di injak”
  • -  Ikat batang tanaman karet dengan ajir, biar tidak roboh.

F. Pemupukan Tanaman

No Jenis Pupuk Umur dan Dosis Pupuk/Pohon
Saat Tanam 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan DOSIS/Umur  Tahun Ke
2 3 4 5-15 th
1 Pupuk Kandang
2 Kg - - - - - - - -
SP.36
2 20 gr - - - - 20 gr - - -
Urea
3 - 10 gr 10 gr 20 gr 50 gr 100 gr 100 gr 100 gr 100 gr
NPK
4 - - 10 gr 20 gr 20 gr 100 gr 100 gr 150 gr 200-250 gr

*) Keterangan :

Setelah tanaman berumur 1 tahun lebih, cukup di pupuk saat awal musim hujan,   dengan dosis semakin ditingkatkan, sesuai spesifikasi dan tingkat besaran batang tanaman.

 ANALISA BEAYA DAN PENDAPATAN PENANAMAN KARET

A. Rencana Anggaran Biaya

a. Jarak Tanam                        : 4 x 5 M

b. Jumlah Pohon per- Ha    : 500 pohon

c. Masa Produksi                     : 15-20 Tahun

d. Jenis Bibit Unggul              : Karet Okulasi Klon PB. 260

RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

PENANAMAN KARET OKULASI PER Ha

No Jenis Pupuk Umur dan Dosis Pupuk/Pohon
Saat Tanam 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan DOSIS/Umur  Tahun Ke
2 3 4 5-15 th
1 Pupuk Kandang
2 Kg - - - - - - - -
SP.36
2 20 gr - - - - 20 gr - - -
Urea
3 - 10 gr 10 gr 20 gr 50 gr 100 gr 100 gr 100 gr 100 gr
NPK
4 - - 10 gr 20 gr 20 gr 100 gr 100 gr 150 gr 200-250 gr

PERKIRAAN PENDAPATAN RATA-RATA PER Ha

  • - Total Tanaman per Ha : 500 Pohon
  • - Mulai Produksi Optimal : Umur Tanaman 5-7 Tahun
  • - Rata-rata hasil 1 x sadap per pohon : 0,2 kg/Pohon
  • 1 bulan 4 x sadap : 0,8 kg/pohon/Bulan :
  • - Total Pohon per Ha : 500 Pohon
  • - Hasil Getah per Ha dalam 1 bulan : 400 kg
  • - Harga terendah getah karet sekarang : Rp 9.000,-
  • - PERKIRAAN hasil Per Bulan/Ha : Rp 3.600.000,-

Keterangan  :

Hasil sadap optimal pada tahun ke 10 sampai tahun ke 15, Rata-rata pe Ha dengan menggunakan Bibit Unggul Okulasi Klon PB. 260 mencapai  600-800 Kg Getah basah/bln, atau Minimal Rp 5.400.000,- per Ha (Dalam standar harga sekarang, dan harga berubah setiap tahun).

Palangka Raya, Juli 2012

CV. AGROFORESTRY INDONESIA